12 Agustus 2020

BPD ” Kepala Desa Sumbarang Tetap Jamaludin “

Advertisements

Advertisements

Vanpora ( Slawi )

Ketua Badan Penyuluhan Dan Pembelaan Hukum ( BPPH ) MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Putra Fajar Sunjaya S.H, C.L.A melalui siaran pers yang diterima duasisinews.com pada Jum’at petang ( 5/6) memberikan apresiasi atas keberhasilan Tri Wibowo,S.H dan Umar Setiyadi,S.H  dalam upaya melakukan pendampingan hukum terhadap Kliennya.

Keduanya adalah para Advokat yang tergabung dalam Badan Penyuluhan Dan Pembelaan Hukum ( BPPH ) Pemuda Pancasila Kabupaten Tegal.

https://vanpora.com/bpph-pemuda-pancasila-kabupaten-tegal-membuka-posko-pengaduan-terkait-pandemi-covid-19/

Menurut Fajar,  Tri Wibowo dan Umar Setiyadi merupakan kuasa hukum pada kantor BPPH Pemuda Pancasila Kabupaten Tegal yang mendampingi Badan Permusyawaratan Desa ( BPD )  Desa Sumbarang, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal saat menyerahkan menyerahkan surat ke pihak Kecamatan Jatinegara, Jumat (5/6).

Tri Wibowo, yang dihubungi melalui akun media sosialnya membenarkan pernyataan Fajar. “ Betul mas, saya bersama Umar Setiyadi merupakan Penasehat Hukum BPD Sumbarang “

Baca Juga : https://vanpora.com/pendamping-desa-tidak-berhak-menerima-manfaat-blt-dd/

Tri Wibowo menambahkan “ Surat itu terkait sikap BPD Sumbarang sebagai tindak lanjut keputusan Bupati Tegal, yang menyerahkan kepada BPD guna mengambil sikap atas permasalahan menyangkut Kepala Desa Sumbarang Jamaludin “

“ BPD Sumbarang mengambil keputusan tetap mempertahankan Jamaludin sebagai Kepala Desa Sumbarang, sampai habis masa jabatannya. “

Salah satu pertimbangannya menurut Tri Wibowo mengingat kinerja Kades baik, yang dibuktikan dengan berbagai prestasi. Misalnya  Desa Sumbarang menjadi pilot projek ODF dari Pemprov Jateng, PBB lunas sebelum jatuh tempo, infrastruktur bagus,

Sebagaimana diketahui, Kepala Desa Sumbarang Jamaludin didera permasalahan dugaan asusila pada sekitar bulan Maret yang lalu, Saat itu, beberapa warga desa Sumbarang mengadu kepada BPD setempat.

Beberapa pihak menduga, mencuatnya dugaan asusila ini ditumpangi kepentingan politik pasca Pemilihan Kepala Desa,

“Kita menilainya untuk kemaslahatan umat. Terkait dugaan itu, nanti yang bicara hukum. “ Pungkas Tri Wibowo ( IJK )

Total Page Visits: 810 - Today Page Visits: 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *