Pemerintah Tidak Akan Mencabut Dana Desa

“Keberadaan undang-undang tersebut (UU Nomor 2 tahun 2020) sama sekali tidak ada kalimat pencabutan dana desa. Dana desa itu adalah hak pemerintah desa sesuai amanah Undang – undang Nomor 6 Tahun 2014,” ujarnya.

Wakil Ketua DPD PAPDESI yang juga merupakan Kepala Desa Pesarean Kecamatan Pagerbarang Kabupate Tegal

Advertisements

Advertisements


Vanpora.com ( Slawi )

Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( DPD Papdesi ) Provinsi Jawa tengah mendukung sepenuhnya apa yang telah menjadi kebijakan pemerintah pusat.

Sebagai wadah bagi kepala desa dan perangkat desa, Papdesi yang diakui secara legal formal di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional selama ini selalu mendukung program kerja pemerintah secara mutlak .

“Kepala desa sebagai kepanjangan pemerintah mendukung kebijakan dan program-program pemerintah,” kata Lasdie, S.Pd, S.H, M.Pd  Wakil Ketua DPD PAPDESI Jateng saat jurnalis media ini berkunjung ke ruang kerjanya di Balai Desa Pesarean Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal.

Baca Juga : https://vanpora.com/kepala-desa-harjasari-suradadi-tidak-mengetahui-anggaran-pavingisasi-di-desanya/

Menurut Lasdie, apapun program kerja pemerintah , Papdesi Jateng senantiasa mensupport bersama-sama. Tidak ada kata memusuhi maupun menentang kebijakan yang diambil oleh pemerintah, sebab program dan kebijakan tersebut tentunya baik untuk rakyat Indonesia termasuk bagi pemerintah desa.

Terkait polemik dana desa yang masih saja bergulir seiring dengan terbitnya UU nomor 2 tahun 2020 yang dianggap ‘mencabut’ dana desa, Lasdie menyatakan bahwa asumsi dana desa akan dihentikan adalah tidak benar.

Perpu 1 tahun 2020 yang sudah berubah ke Undang-undang Nomor 2 tahun 2020 itu dibuat sebagai payung hukum pengalihan anggaran untuk situasi dan kondisi khusus (pandemi Covid-19) dan tidak merubah keberadaan dana desa.

“Keberadaan undang-undang tersebut (UU Nomor 2 tahun 2020) sama sekali tidak ada kalimat pencabutan dana desa. Dana desa itu adalah hak pemerintah desa sesuai amanah Undang – undang Nomor 6 Tahun 2014,” ujarnya.

Baca Juga : https://vanpora.com/alokasi-bantuan-jps-covid-19-kabupaten-tegal-disoal/

Pada akhir perbincangannya, Lasdie yang juga Kepala Desa Pesarean menghimbau masyarakat untuk tetap disipilin dalam menjalankan protocol keehatan guna memutus mata rantai penybaran virus Covid – 19.

“ Virus Covid – 19, grafiknya secara umum masih meningkat, mari bersama pemerintah kita tetap disipilin dalam menjalankan protocol kesehatan dengan cara, tetap jaga jarak, tetap sering cuci tangan , tetap mengenakan masker “ ( IJK ) 

Total Page Visits: 601 - Today Page Visits: 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *